Selasa, 20 Desember 2011

cara mencari driver komputer anda

hai semua para pembaca blog, saya di sini mau memberikan sedikit informasih nih..
jika anda kesulitan dalam mencari driver komputer dan kesulitan melihat nama dari driver tersebut, saya akan berbagi informasi sedikit nih tentang bagaimana cara melihat driver yang ada di komputer anda..

TAHAP PENGECEKAN

start+r --> run --> ketik (dxdiag) --> display, lihat apakah hanya ada tulisan N/a di Serial VGA anda.., masa kita mau ngecek lagi di hardwarenya, pasti lama kan ???.... truz cara untuk mendapatkan drivernya gini...

1. Buka My computer (start+E) --> klik kanan My computer ---> pilih menage ---> pilih device meneger, lihat Vga (Display adapters) yang akan kita update, ---> kemudian klik 2 kali di tulisan itu.. ingat itu semua bisa di lihat yang belum di update driver'a, akan kelihatan tanda tanya (?) di icon'a jika belum di update drivernya...setelah di klik 2 kali akan muncul seperti ini.


[URL=http://imageshack.us/photo/my-images/716/rclytpy2.jpg/][IMG]http://img716.imageshack.us/img716/9144/rclytpy2.jpg[/IMG][/URL]

Kemudian pilih details, dan kemudian copy dengan cntrol+c (tidak bisa klik kanan untuk copy) nie gambarnya

[URL=http://imageshack.us/photo/my-images/716/rclytpy2.jpg/][IMG]http://img716.imageshack.us/img716/9144/rclytpy2.jpg[/IMG][/URL]

Setelah di copy, kemudian buka browser anda, terserah apa aja mau om mozila, om google atau om opera lah... yang penting koneksi anda ada.. hahaha.... truz buka situs ini (www.devid.info) nie gambar websitenya:

[URL=http://imageshack.us/photo/my-images/716/rclytpy2.jpg/][IMG]http://img716.imageshack.us/img716/9144/rclytpy2.jpg[/IMG][/URL]

yang di linkarin hijau, paste di situ yang kalian copy tadi yang ada di details SN Vga anda... kemudian klik search.. semoga dapat membantu skandal driver laptop atau komputer anda.

Minggu, 18 Desember 2011

Alamat surat: Kolong jembatan


Jakarta kian sesak dan mampat. Persoalan seperti benang kusut. Namun, selalu ada cara mencari kenyamanan dan kegembiraan. Ini kisah orang-orang yang menciptakan ruangan hidup di kolong jembatan layang Jakarta.

Tepat di bawah Gerbang Tol Gedong Panjang, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Aceng dan keluarganya bertahan hidup di kamar-kamar sempit tanpa sekat. Ia di apit rapat para tetangga, semua tinggal di petak-petak tidak bernomor. Semuanya hanya punya satu alamat bersama “Jalan Patok Asem Baru I-Kolong jembatan”.

Kami senang dikunjungi tetapi jarang tamu yang datang. Biasanya kami hanya di ingat mau ada pemilu saja. Mana tahu orang atasan kalau kami hidup di bawah kolong .” kata aceng (40).

Anak Aceng, Juwita(6), dengan lantang menyebut tinggal di kolong jembatan ketika di tanya tentang alamat rumahnya.

Juwita memang hanya mengenal kolong jembatan sebagai tempat hidup. Ia tinggal bersama ratusan orang yang menempati sekitar 40 petakan berukuran rata-rata 3 x 7 meter tanpa sekat tembok.

“Daeng supa (90) tinggal bersama anak cucunya dirumah kecil yang berjejalan dengan ratusan truk asal Sumatera yang menunggu muatan.” Ini salah satu pangkalan truk paling nyaman di kolong tol.

Puing bangunan rumah Daeng Supa itu jejak penggusuran serempak pemukiman kolong tol yang di gelar Pemeritah pada tahun 2007. Penggusuran di picu kebakaran pemukiman kolong tol dikawasan Pluit dan Panjaringan, yang merusak sejumlah ruas tol dan Jalan layang.

“Saya dulu termasuk yang di gusur, dipindahkan kerumah susun di Kapuk. Namun, tinggal di rumah susun itu mahal, membeli air saja mahal. Saya sudah tua dan tidak punya penghasilan. Akhirnya saya tinggal di kolong jembatan lagi,” ujar Supa.

Seminggu 3 kali, Istri Aceng, Rina (35), dan belasan perempuan lain senam di jalanan dekat kolong. Jika jalanan di penuhi parkiran truk barang, senam terpaksa dibatalkan.

SALING PINJAM

Hidup berhimpitan kerap menimbulkan kelucuan. Supri yang bekerja sebagai anak buah kapal sedang libur melaut tiga bulan. Ia selalu pulang kekolong jembatan agar bisa menemani ibunya, Sarti (51).  Tidak tahan lama menganggur selama liburannya, Supri melamar ke pusat perbelanjaan. Lucunya, saat dipanggil wawancara Sarti panik karena kemeja putih milik Supri hilang dipinjam tetangga. Dari petakan satu kepetakan lain, Sarti berkeliling mencari kemeja yang kini ternyata sudah tidak lagi putih dan beberapa kancingnya lepas.

Tidak hanya kemeja yang dipinjamkan ke tetangga, pinjam-meminjam indukan ternak pun hal biasa. Sarti misalnya,meminjamkan salah satu anak ayam kampung miliknya untuk di pelihara Marni (55). Ditangan Marni yang baru tinggal di kolong jembatan sejak tahun 2007, anak itu sudah berkembang menjadi 20 ekor.

Saling menghargai. Itu pula yang menjadi prinsip hidup bertetangga di kolong Tol Sedyatmo, Apalagi mereka yang tinggal disini berasal dari beragam suku, seperti Jawa, Sunda, Padang, dan Makassar. Hal inilah yang membuat banyak warga betah tinggal di tempat tersebut meski sudah beberapa kali di gusur, termasuk ketika di tempatkan di rumah susun (rusun) di daerah Kapuk.

Sore itu, sambil mengayun-ayun cucunya, Aisyah (11 bulan), dengan kain yang digantung , Saudah meneriaki anaknya, Ryan, agar menjauhi kumpulan pria yang sedang menenggak minuman alkohol.

Didekatnya, pemutar keping CD mengalunkan lagu “Alamat Palsu.” Milik Ayu ting-tin. Kemari membawa alamat. Namun yang kutemui bukan dirinya. Sayang yang kuterima alamat palsu…


sumber: kompas, minggu 18 desember 2011

Andai sang kekasih tinggal di kolong, dia pasti tidak akan salah alamat

Minggu, 06 November 2011

Tugas bahasa ke 2

PUISI 1 : SASTRA(WATI)BEGITUKAH DIKAU MENYEBUT DIRIMU

sastra(wati)
diistana khayangan nan tinggi
berdayang dayang mengelilingi
tahu ngak kami ngak peduli

saudara saudaraku cyber sastra
mereka menyebut kita instan jelaga
entah apa yang ada dipikiran mereka
apa haknya menghakimi kita

hati ini luka, tergores belati lidah
bahkan ada yang menjugde picisan segala
wahai dikau sastra(wati) culas ratu tega
apa maumu sebenarnya

wahai sasrtawati berlagu
begitu kah dikau menyebut dirimu
pergilah kembali keistanamu
bertapalah dikesunyian mautmu
tulislah sastra indah menurutmu

bacalah sastramu
dengarkan sendiri semaumu
sampai berbusa mulutmu
siapa yang peduli kicaumu

PUISI 2 :AKU MENJADI DIRIMU

aku berkabung cinta nan bersemayam di kabut tipis halismu

aku menjelma cuaca yang tergadai oleh hasudan sinaran matamu

aku angin tapi juga badai terus menusuk celah rekah bibirmu

aku menjadi dirimu

aku musim nanah jua mendesis di hamparan mahsyur pipimu

aku daun tak juga mungkin akar selalu mencumbu tajamnya hidungmu

aku gemerisik ibadah pun lantunan azan kian terhembus menembus telingamu

aku menjadi dirimu

aku bagai seperti bak laksana selalu senuansa setubuh sejelma

aku dosa riya ria iba jenaka petaka angkara udara

aku gugur hilang musnah hancur mati mampus alangkah moksa

sebab aku menjadi dirimu

dan akan selalu begitu

Tabel Analisa Diksi dalam Puisi :
NO

DIKSI
PERBAIKAN
ALASAN
1.
mengjudge
menghakimi
Seharusnya kata mengjudge tersebut menjadi menghakimi sedangkan kata lain dari judge adalah hakim,hakim adalah seorang pemimpin dalam pengadilan.
2.
moksa
bebas
dalam bait "aku gugur hilang musnah hancur mati mampus alangkah moksa"maksud dari kata tersebut adalah bebas dari penjelmaan kembali.dan arti lain adalah melepas dari belenggu hidupnya.



sumber :kompasiana-fiksiana.com

Minggu, 02 Oktober 2011

BEBERAPA ALASAN MENGAPA KITA HARUS BANGGA DENGAN BAHASA INDONESIA?

Bahasa Indonesia adalah bahasanya warga Negara Indonesia. Karena itu wajib hukumnya bagi warga Negara Indonesia untuk merawat dan melestarikannya. Tidak hanya dipakai dalam menyusun naskah pidato atau naskah undang-undang saja namun seharusnya bahasa Indonesia dipakai dalam segala hal oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Dewasa ini, bahasa Indonesia mulai ditinggalkan si empunya. Maraknya bahasa gaul atau bahasa modern yang kini menyebar luas di kalangan pemuda-pemudi Indonesia tampaknya telah menggeser kedudukan bahasa Indonesia di mata mereka. Kini mereka tidak lagi bersemangat untuk mempelajari bahasa nasional kita seperti halnya semangat pemuda sebelum kemerdekaan. Dahulu, pemuda-dan pemudi Indonesia begitu kerasnya berjuang mempersatukan Indonesia hingga pada akhirnya tercetuslah sumpah yang sangat terkenal yakni sumpah pemuda. Isi sumpah tersebut di antaranya adalah seluruh pemuda Indonesia bersumpah untuk menjunjung suatu bahasa yang akan mempersatukan bangsa Indonesia, bahasa yang akan menjadi bahasa seluruh warga Negara Indonesia, bahasa Indonesia.

Kita harus berbangga dan kita harus melestarikan Bahasa Indonesia, karena tidak hanya warga Negara Indonesia yang memakainya, di luar Negara kita juga banyak sekali yang memakai nya.

Oke saya akan berikan contoh-contoh agar kita berbangga dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang saya ambil tidak hanya dari satu sumber. 5 alasan kita harus berbangga :

1. 1. Bahasa Indonesia dipelajari oleh 45 Negara di dunia.

Berita ini ditulis oleh www.kompas..com .Rabu, 29 Oktober 2008.

Isi berita Ini menegaskan jika bahasa Indonesia kini mulai dipelajari oleh 45 negara di dunia. Menurut Andri Hadi, negara yang mempelajari bahasa tersebut di antaranya adalah: Australia, Amerika, Kanada, Vietnam, dan banyak negara lainnya. Ia menjelaskan jika bahasa Indonesia menjadi bahasa popular keempat di Australia. Ada sekitar 500 sekolah mengajarkan bahasa Indonesia di sana. Bahkan anak-anak murid kelas 6 sekolah dasar di sana sudah mahir berbahasa Indonesia.

2. 2. Bahasa Indonesia adalah bahasa ketiga yang paling banyak digunakan pada wordpress.

Artikel ini ditulis oleh www.amriltgobel.multiply.com pada 17 Januari 2009.

Penulis blog tersebut adalah salah satu pengguna multiply yang pernah mengikuti acara Wordcamp Indonesia. acara ini sebelumnya pernah diselenggarakan di Filipina dan Thailand.

Dikutip dari blog tersebut, “fakta bahwa setelah Spanyol, Bahasa Indonesia adalah Bahasa yang menempati urutan ketiga yang paling banyak digunakan dalam posting-posting WordPress. Indonesia pun adalah negara kedua terbesar di dunia yang pertumbuhannya paling cepat dalam penggunaan engine blog itu. Dalam 6 bulan terakhir tercatat 143.108 pengguna baru WordPress dari Indonesia dan telah ada 117.601.633 kunjungan melalui 40 kota di Indonesia.”

3. 3. Bahasa Indonesia adalah bahasa kedua di Kota Ho Chi Minh.

Berita ini ditulis oleh www.kompas.com . Jumat, 12 Juni 2009.

Ho Chi Minh adalah ibukota negara Vietnam. Menurut seorang diplomat Indonesia. Pada bulan Desember 2007 Pemerintah Daerah Kota Ho Chi Minh, Vietnam, secara resmi mengumumkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua di Kota Ho Chi Minh. Selain itu Konsul Jenderal RI di Ho Chi Minh City untuk periode 2007-2008, Irdamis Ahmad di Jakarta mengatakan, “Bahasa Indonesia sejajar dengan Bahasa Inggris, Prancis dan Jepang sebagai bahasa kedua yang diprioritaskan,”

Salah satu penyebab bahasa Indonesia begitu diminati oleh bangsa Vietnam antara lain karena kemungkinan meningkatnya hubungan bilateral antara Indonesia dengan Vietnam di masa depan.

for komen:

Saya harapkan dengan di ketahuinya beberapa fakta tentang Bahasa Indonesia tersebut, semakin bangga kita dengan Bahasa Indonesia. Kita harus selalu menjaga dan melestarikan Bahasa Indonesia yang sudah di akui dunia.

For sumber

www.kompas.com

www.amriltgobel.multiply.com

www.dreamindonesia.wordpress.com

Senin, 28 Maret 2011

soal sendiri

- Upah Rp. 12.000.000
- Laba Rp. 9.000.000
- Pengeluaran pemerintah Rp. 8.000.000
- Pendapatan bunga Rp. 6.000.000
- Pendaptan sewa Rp. 8.000.000
- Pengeluaran rumah tangga swasta Rp. 30.000.000
- Impor Rp.6.000.000
- Konsumsi Rp.35.000.000
- Ekspor Rp. 9.000.000
berdasarkan data diatas, besarnya pendapatan nasional dengan menggunakan metode pengeluaran adalah:

Jawab :
Rumus Metode pengeluaran :
Y = C + I + G + (X - M)
Y = 35.000.000 + 30.000.000 + 8.000.000 (9.000.000 - 6.000.000)
Y = 73.000.000+ 3.000.000
Y = 76.000.000

Pendapatan nasional

Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun.

Sejarah

Konsep pendapatan nasional pertama kali dicetuskan oleh Sir William Petty dari Inggris yang berusaha menaksir pendapatan nasional negaranya(Inggris) pada tahun 1665. Dalam perhitungannya, ia menggunakan anggapan bahwa pendapatan nasional merupakan penjumlahan biaya hidup (konsumsi) selama setahun. Namun, pendapat tersebut tidak disepakati oleh para ahli ekonomi modern, sebab menurut pandangan ilmu ekonomi modern, konsumsi bukanlah satu-satunya unsur dalam perhitungan pendapatan nasional. Menurut mereka, alat utama sebagai pengukur kegiatan perekonomian adalah Produk Nasional Bruto (Gross National Product, GNP), yaitu seluruh jumlah barang dan jasa yang dihasilkan tiap tahun oleh negara yang bersangkutan diukur menurut harga pasar pada suatu negara.

Konsep

Berikut adalah beberapa konsep pendapatan nasional
Produk Domestik Bruto (GDP) 
Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan GDP ini, termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor.
 
Pendapatan nasional merupakan salah satu ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara
Produk Nasional Bruto (GNP) 
Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun; termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.
Produk Nasional Neto (NNP) 
Produk Nasional Neto (Net National Product) adalah GNP dikurangi depresiasi atau penyusutan barang modal (sering pula disebut replacement). Replacement penggantian barang modal/penyusutan bagi peralatan produski yang dipakai dalam proses produksi umumnya bersifat taksiran sehingga mungkin saja kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahan meskipun relatif kecil.
Pendapatan Nasional Neto (NNI) 
Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, dll.
Pendapatan Perseorangan (PI) 
Pendapatan perseorangan (Personal Income)adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment). Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya. Untuk mendapatkan jumlah pendapatan perseorangan, NNI harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan (pajak yang dibayar setiap badan usaha kepada pemerintah), laba yang tidak dibagi (sejumlah laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu misalnya keperluan perluasan perusahaan), dan iuran pensiun (iuran yang dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan setiap perusahaan dengan maksud untuk dibayarkan kembali setelah tenaga kerja tersebut tidak lagi bekerja).
Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI) 
Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable income ini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan

Penghitungan

Pendapatan negara dapat dihitung dengan tiga pendekatan, yaitu:
Pendekatan pendapatan, dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (upah, sewa, bunga, dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu sebagai imbalan atas faktor-faktor produksi yang diberikan kepada perusahaan.
Pendekatan produksi, dengan cara menjumlahkan nilai seluruh produk yang dihasilkan suatu negara dari bidang industri, agraris, ekstraktif, jasa, dan niaga selama satu periode tertentu. Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa dan barang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi).
Pendekatan pengeluaran, dengan cara menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara, yaitu: Rumah tangga (Consumption), pemerintah (Government), pengeluaran investasi (Investment), dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor (X − M)

Rumus menghitung pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut :

g = {(PDBs-PDBk)/PDBk} x 100%

g = tingkat pertumbuhan ekonomi PDBs = PDB riil tahun sekarang PDBk = PDB riil tahun kemarin

Contoh soal :

PDB Indonesia tahun 2008 = Rp. 467 triliun, sedangkan PDB pada tahun 2007 adalah = Rp. 420 triliun. Maka berapakah tingkat pertumbuhan ekonomi pada tahun 2008 jika diasumsikan harga tahun dasarnya berada pada tahun 2007 ?

jawab :

g = {(467-420)/420}x100% = 11,19%

Manfaat

Selain bertujuan untuk mengukur tingkat kemakmuran suatu negara dan untuk mendapatkan data-data terperinci mengenai seluruh barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara selama satu periode, perhitungan pendapatan nasional juga memiliki manfaat-manfaat lain, diantaranya untuk mengetahui dan menelaah struktur perekonomian nasional. Data pendapatan nasional dapat digunakan untuk menggolongkan suatu negara menjadi negara industri, pertanian, atau negara jasa. Contohnya, berdasarkan pehitungan pendapatan nasional dapat diketahui bahwa Indonesia termasuk negara pertanian atau agraris, Jepang merupakan negara industri, Singapura termasuk negara yang unggul di sektor jasa, dan sebagainya.

Disamping itu, data pendapatan nasional juga dapat digunakan untuk menentukan besarnya kontribusi berbagai sektor perekomian terhadap pendapatan nasional, misalnya sektor pertanian, pertambangan, industri, perdaganan, jasa, dan sebagainya. Data tersebut juga digunakan untuk membandingkan kemajuan perekonomian dari waktu ke waktu, membandingkan perekonomian antarnegara atau antardaerah, dan sebagai landasan perumusan kebijakan pemerintah.

Faktor yang memengaruhi
Permintaan dan penawaran agregat 
Permintaan agregat menunjukkan hubungan antara keseluruhan permintaan terhadap barang-barang dan jasa sesuai dengan tingkat harga. Permintaan agregat adalah suatu daftar dari keseluruhan barang dan jasa yang akan dibeli oleh sektor-sektor ekonomi pada berbagai tingkat harga, sedangkan penawaran agregat menunjukkan hubungan antara keseluruhan penawaran barang-barang dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan dengan tingkat harga tertentu.
 
Konsumsi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi pendapatan nasional
Jika terjadi perubahan permintaan atau penawaran agregat, maka perubahan tersebut akan menimbulkan perubahan-perubahan pada tingkat harga, tingkat pengangguran dan tingkat kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Adanya kenaikan pada permintaan agregat cenderung mengakibatkan kenaikan tingkat harga dan output nasional (pendapatan nasional), yang selanjutnya akan mengurangi tingkat pengangguran. Penurunan pada tingkat penawaran agregat cenderung menaikkan harga, tetapi akan menurunkan output nasional (pendapatan nasional) dan menambah pengangguran.
Konsumsi dan tabungan 
Konsumsi adalah pengeluaran total untuk memperoleh barang-barang dan jasa dalam suatu perekonomian dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun), sedangkan tabungan (saving) adalah bagian dari pendapatan yang tidak dikeluarkan untuk konsumsi. Antara konsumsi, pendapatan, dan tabungan sangat erat hubungannya. Hal ini dapat kita lihat dari pendapat Keynes yang dikenal dengan psychological consumption yang membahas tingkah laku masyarakat dalam konsumsi jika dihubungkan dengan pendapatan.
Investasi 
Pengeluaran untuk investasi merupakan salah satu komponen penting dari pengeluaran agregat.

CONTOH SOAL PENDAPATAN NASIONAL

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang membuka perekonomiannya untuk melakukan perdagangannya dengan pihak luar negeri. Sebagai konsekuensinya pada tahun 2008, perekonomian Indonesia terpengaruh akibat melonjaknya harga komoditas internasional dan krisis ekonomi global. Hal ini akan memperlambat pertumbuhan ekonomi nasional. Berikut ini adalah beberapa variable ekonomi:
Konsumsi rumah tangga (C) = Rp. 895,5 triliun + 0,5 (Yd)
Investasi bruto (I) = Rp. 1372 triliun
Pengeluaran pemerintah (G) = Rp. 416 triliun
Ekspor (X) = Rp. 1476 triliun
Impor (M) = Rp. 426 triliun + 0,2(Y)
Bantuan Langsung Tunai/ Public Transfer Payment (Tr) = 14 triliun
Pajak (Tx) = 50 triliun + 0,1(Y)
a. Hitung Perasamaan AE, pendapatan nasional, konsumsi Indonesia pada tahun 2008.
b. Jika pemerintah melakukan punurunan tingkat pajak menjadi Tx = 40 triliun + 0,1(Y), hitung kembali berapa pendapatan nasional Indonesia.
c. Buatlah grafiknya yang memperlihatkan perubahannya.

JAWABAN

a. Persamaan AE
AE = Y
AE = C + I + G + X – M
AE = 895,5 + 0,5(Yd) + 1372 + 416 + 1476 – (426 + 0,2Y)
AE = 895,5 + 0,5 [Y + 14 – (50 + 0,1Y)] + 1372 + 416 + 1476 – 426 – 0,2Y
AE = 895,5 + 0,5 (Y + 14 – 50 – 0,1Y) + 1372 + 416 + 1476 – 426 – 0,2Y
AE = 895,5 + 0,5 (0,9Y– 36) + 1372 + 416 + 1476 – 426 – 0,2Y
AE = 895,5 + 0,45Y – 18 + 1372 + 416 + 1476 – 426 – 0,2Y
AE = 3715,5 + 0,25Y → persamaan AE

Pendapatan Nasional
Y = AE
Y = 3715,5 + 0,25Y
(1-0,25)Y = 3715,5
Y = 3715,5/0,75
Y = Rp. 4954 triliun

Konsumsi
C = 895,5 + 0,5(Yd)
C = 895,5 + 0,5 [Y + 14 – (50 + 0,1Y)]
C = 895,5 + 0,5 (0,9Y– 36)
C = 895,5 + 0,45Y – 18
C = 877,5 + 0,45Y
C = 877,5 + 0,45(4954)
C = 3106,8 triliun

b. Persamaan AE’
AE’ = Y’
AE’ = C’ + I + G + X – M
AE’ = 895,5 + 0,5(Yd) + 1372 + 416 + 1476 – (426 + 0,2Y)
AE’ = 895,5 + 0,5 [Y + 14 – (40 + 0,1Y)] + 1372 + 416 + 1476 – 426 – 0,2Y
AE’ = 895,5 + 0,5 (Y + 14 – 40 – 0,1Y) + 1372 + 416 + 1476 – 426 – 0,2Y
AE’ = 895,5 + 0,5 (0,9Y– 26) + 1372 + 416 + 1476 – 426 – 0,2Y
AE’ = 895,5 + 0,45Y – 13 + 1372 + 416 + 1476 – 426 – 0,2Y
AE’ = 3720,5 + 0,25Y’ → persamaan AE’

Pendapatan Nasional
Y’ = AE
Y’ = 3720,5 + 0,45Y
(1-0,25)Y’ = 3720,5
Y’ = 3720,5/0,75
Y’ = Rp. 4960,6667 triliun

Konsumsi
C’ = 895,5 + 0,5(Yd)
C’ = 895,5 + 0,5 [Y + 14 – (50 + 0,1Y)]
C’ = 895,5 + 0,5 (0,9Y– 36)
C’ = 895,5 + 0,45Y – 13
C’ = 882,5 + 0,45Y
C’ = 882,5 + 0,45(4960,6667)
C’ = 3114,8 triliun

c. Grafik