Sabtu, 06 April 2013

Tugas 1 : Etika dan Profesionalisme TSI Teknologi Sistem Informasi

1. Siapa pengguna Etika dan Profesionalisme TSI? 

Pengguna etika dan profesionalisme TSI adalah semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Mereka yang ada di lingkungan kerja ini harus sadar dan bertanggung jawab untuk mengimplementasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika seperti yang telah dijelaskan di atas. 

Secara umum, pekerjaan di bidang IT terbagi dalam 3 kelompok sesuai bidangnya yaitu : 
Mereka yang bekerja di bidang perangkat lunak (software), seperti : 
Sistem analis, orang yang bertugas menganalisa sistem yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa sistem yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan.
Programer, orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan sistem analis sesuai sistem yang dianalisa sebelumnya.
Web designer, orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web. 
Web Programmer, orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.
Mereka yang bergelut di bidang perangkat keras (hardware). Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti: 
Technical engineer, orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer. 
Networking Engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya. 
Mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi. Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan seperti : 
EDP Operator, orang yang bertugas mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya. 
System Administrator, orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap sistem, melakukan pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem. 
2. Mengapa Etika dan Profesionalisme TSI dibutuhkan? 

Alasan mengapa seseorang harus memiliki etika dan profesionalisme adalah agar terhindar dari sikap atau perbuatan yang dapat melanggar norma-norma yang ada di lingkungan masyarakat. Manusia yang memiliki etika baik juga akan mendapat perlakuan yang baik dari orang lain. Etika dan Profesionalisme TSI perlu digunakan karena etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya. 

Etika dalam teknologi informasi bertujuan agar suatu individu di lingkungan itu : 
Mampu memetakan permasalahan yang timbul akibat penggunaan teknologi informasi itu sendiri. 
Mampu menginventarisasikan dan mengidentifikasikan etikan dalam teknologi informasi. 
Mampu menemukan masalah dalam penerapan etika teknologi informasi. 
Tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi: 
Standar‐standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya. 
Standar‐standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema‐dilema etika dalam pekerjaan. 
Standar‐standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi‐fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan‐kelakuan yang jahat dari anggota‐anggota tertentu. 
Standar‐standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral‐moral dari komunitas, dengan demikian standar‐standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya. 
Standar‐standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi. 
Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang‐undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya. 

Minggu, 22 Juli 2012

Tugas 3 Bahasa Indonesia 2 # (Proposisi, Premis, Term, dan Penalaran)

Dosen : Budi Santoso
MatKul : B.Indonesia 2

1. APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN PROPOSISI ?
Jawaban :
     Proposisi adalah pernyataan dalam bentuk kalimat yang memiliki arti penuh, serta mempunyai nilai benar atau salah, dan tidak boleh kedua-duanya.
     Maksud kedua-duanya ini adalah dalam suatu kalimat proposisi standar tidak boleh mengandung 2 pernyataan benar dan salah sekaligus.
Rumus ketentuannya :
Q +  S  +  K  +  P
Keterangan :
Q : Pembilang / Jumlah
(ex: sebuah, sesuatu, beberapa, semua, sebagian, salah satu, bilangan satu s.d. tak terhingga)
Q boleh tidak ditulis, jika S (subjek) merupakan nama dan subjek yang pembilang nya sudah jelas berapa jumlahnya :
a. Nama (Pram, Endah, Ken, Missell, dll)
b. Singkatan (PBB, IMF, NATO, RCTI, ITC, NASA, dll)
c. Institusi (DPRD, Presiden RI, Menteri Keuangan RI, Trans TV, Bank Mega, Alfamart, Sampurna, Garuda Airways, dll)
S : Subjek adalah sebuah kata atau rangkaian beberapa kata untuk diterangkan atau kalimat yang dapat berdiri sendiri (tidak menggantung).
K : Kopula, ada 5 macam : Adalah, ialah, yaitu, itu, merupakan.
P : Kata benda (tidak boleh kata sifat, kata keterangan, kata kerja).
2. CONTOH KALIMAT PROPOSISI !
Jawaban :
Contoh :
1. Gedung MPR terletak 500 meter dari jembatan Semanggi.
Jawaban :
1. Cari P (kata bendanya dulu) : Gedung MPR atau Jembatan Semanggi,
2. Pasang K (kopula) yang cocok : adalah
3. Bentuk S (subjek) yang relevan : (lihat contoh)
4. Cari bentuk Q – nya yang sesuai.
Benar :
a. Sebuah + gedung yang terletak 500 meter dari jembatan Semanggi + adalah + gedung MPR.
b. Sebuah + jembatan yang terletak 500 meter dari gedung MPR + adalah + jembatan Semanggi.
Salah :
500 meter + dari jembatan Semanggi + adalah + gedung MPR.
Q benar : 500 meter
S salah : dari jembatan Semanggi à tidak bisa berdiri sendiri / ngegantung
K benar : adalah
P benar : gedung MPR
2. Anastasia sedang menyanyi.
Jawaban :
Benar :
a. Seorang + Anastasia + adalah + penyanyi.
b. Anastasia + adalah + penyanyi. (Q boleh dihilangkan)
Q : Seorang
S : Anastasia (nama)
K : adalah
P : penyanyi (kata benda)
Salah :
Seorang + penyanyi + adalah + Anastasia.
Q benar : seorang
S benar : penyanyi
K benar : adalah
P benar : Anastasia
Yang memnyebabkan kalimat ini salah adalah MAKNANYA BERUBAH.
Seakan setiap orang yang meyanyi itu adalah Anastasia, Anastasia hanya hanya sebuah nama orang dan hanya ada 1.
3. Gempa bumi akan terjadi pada pukul 22.00 WIB di daerah pesisir pantai.
Jawaban :
1. Cari P (kata bendanya) dahulu : gempa bumi / pesisir pantai
2. Pasangkan K (kopula) yang cocok : adalah/yaitu
3. Bentuk S (subjek) yang relevan : (lihat contoh)
4. Cari bentuk Q – nya yang sesuai.
Benar :
a. Suatu + bencana yang akan terjadi pada pukul 22.00 WIB di daerah pesisir pantai + adalah + gempa bumi.
b. Sebuah + daerah yang akan mengalami gempa bumi pada pukul 22.00 WIB + yaitu + pesisir pantai.
Salah :
Pukul 22.00 WIB + di daerah pesisir pantai yang akan terjadi + adalah + gempa bumi.
Q salah : Pukul 22.00 WIB bukan merupakan pembilang tapi keterangan waktu.
S salah : kalimatnya tidak bisa berdiri sendiri / ngegantung
3. APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN PREMIS ?
Jawaban :
     Premis ialah pernyataan yang digunakan sebagai dasar penarikan kesimpulan. Merupakan kesimpulan yang ditarik berdasarkan premis mayor dan premis minor. Subjek pada kesimpulan itu merupakan term minor. Term menengah menghubungkan term mayor dengan term minor dan tidak boleh terdapat pada kesimpulan. Perlu diketahui, term ialah suatu kata atau kelompok kata yang menempati fungsi subjek (S) atau predikat (P).
Contoh :
1. Semua cendekiawan adalah manusia pemikir
2. Semua ahli filsafat adalah cendekiawan
3. Semua ahli filsafat adalah manusia pemikir.
4. APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN TERM ?
Jawaban :
     Term adalah suatu kata atau suatu kumpulan kata yang  merupakan ekspressi verbal dari suatu pengertian. Bagian dari proposisi yang berfungsi sebagai subyek  atau predikat, serta dapat berfungsi sebagai penghubung antara dua proposisi yang disebut premis dalam sebuah silogisme. Tidak semua kata atau kumpulan kata adalah term, meskipun setiap term itu adalah kata atau kumpulan kata. Alasannya: tidak semua kata atau kumpulan kata pada dirinya sendiri  merupakan ekspressi verbal dari pengertian, dan bahwa tidak semua kata pada dirinya  sendiri berfungsi sebagai subyek atau predikat dalam suatu proposisi.
     Term adalah kata atau sejumlah kata yang dapat berdiri sendiri. Jenis kata seperti itu disebut kata kategorimatis. Mis. : bunga, burung, pohon (term tunggal), orang tua asuh, pencinta lingkungan hidup (term majemuk).
5. APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN PENALARAN ?
Jawaban :
     Penalaran adalah suatu proses berfikir manusia untuk menghung-hubungkan data atau pakta yang ada sehingga pada satu kesimpulan. Data atau fakta yang akan dinalar itu boleh benar dan boleh tidak benar disinilah letak kerjanya penalaran orang akan menerima data dan fakta yang benar dan tentu saja akan menolak fakta yang belum jelas kebenarannya. Data yang dapat dipergunakan dalam penalaran untuk menapai satu simpulan ini harus berbentuk kalimat pernyataan. Kalimat pernyataan yang dapat dipergunakan sebagai data itu disebut reposisi.
6. BUATLAH CONTOH PENALARAN !
Jawaban :
- Ketika seorang pengemis berkata : ”kasihanilah saya orang biasa”. Itu merupakan suatu ungkapan yang tidak logis.
- Ketika seorang peneliti mencari penyebab mengapa orang mabuk? Ada 3 peristiwa yang ditemuinya
- ada orang yang mencampur air dengan brendi dan itu menyebabkan dia mabuk
- ada yang mencampur air dengan tuak kemudian dia mabuk
- ada lagi yang mencampur air dengan whiski kemudian akhirnya dia mabuk juga

Rabu, 02 Mei 2012

PENALARAN INDUKTIF


Penalaran induktif adalah penalaran yang mengambil contoh-contoh khusus yang khas untuk kemudian diambil kesimpulan yang lebih umum. Penalaran ini memudahkan untuk memetakan suatu masalah sehingga dapat dipakai dalam masalah lain yang serupa. Catatan bagaimana penalaran induktif ini bekerja adalah, meski premis-premis yang diangkat benar dan cara penarikan kesimpulannya sah, kesimpulannya belum tentu benar. tapi kesimpulan tersebut mempunyai peluang untuk benar..Penalaran induktif dapat berbentuk generalisasi, analogi, dan kausal.
A. Generalisasi

Proses penalaran yang bertolak dari sejumlah fenomena atau peristiwa individual (khusus) untuk menurunkan suatu inferensi yang bersifat umum yang mencakup semua fenomena tersebut. Generalisasi dapat diartikan juga sebagai pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar peristiwa.

Contoh:
Kucing bisa merasa lapar
Ikan bisa merasa lapar
Jadi, semua hewan bisa merasa lapar
B. Analogi
Proses penalaran yang bertolak dari dua peristiwa khusus yang mirip satu sama lain dengan cara membandingkan peristiwa yang ada dengan peristiwa sebelumnya, kemudian menyimpulkan bahwa apa yang berlaku untuk satu hal berlaku juga untuk hal lain. Dengan kata lain penalaran analogi dapat diartikan sebagai proses penyimpulan berdasarkan fakta atau kesamaan atau proses membandingkan dari dua peristiwa (hal) yang berlainan berdasarkan kesamaannya kemudian ditariklah kesimpulan dari persamaannya tersebut.

Contoh :
Untuk menjadi seorang penari professional atau ternama dibutuhkan latihan yang rajin dan ulet. Demikiannya dengan seorang atlit untuk dapat menjadi atlit professional dan berprestasi dibutuhkan latihan yang rajin dan ulet. Oleh karena itu untuk menjadi seorang penari maupun seorang atlit diperlukan latihan yang rajin dan ulet.

C. Klausal
Secara induktif orang pun dapat menunjukan hubungan kausal. Hubungan kausal adalah pernalaran yang diperoleh dari gejala-gejala atau data yang saling berhubungan. Misalnya, seorang anak terjatuh, akibatnya akan terluka. Dalam hubungan kausal ini ada tiga hubungan antarmasalah.
Sebab-Akibat
Sebab-akibat ini berpola A menyebabkan B. Dapat juga berpola A menyebabkan B, C, dan seterusnya. Jadi efek atau akibat dari suatu peristiwa yang dianggap penyebab kadang lebih dari satu. Sebagai contoh seorang pegawai tidak datang rapat dapat kita perkirakan bahwa pegawai tersebut mungkin datang telat, kecelakaan di jalan, atau terkena macet.
Akibat- Sebab
Akibat-sebab ini dapat kita lihat peristiwa seseorang yang terjatuh. Terjatuh merupakan akibat dan terluka merupakan sebab. Akan tetapi, dalam pernalaran jenis ini, peristiwa sebab merupakan simpulan.
Akibat-Akibat
Akibat-akibat adalah suatu pernalaran yang menyiratkan penyebabnya. Peristiwa “akibat” langsung disimpulkan pada “akibat” yang lain. Contohnya sebagai berikut.
Ketika pulang bekerja, Ayah melihat air kali meluap. Ayah langsung menyimpulkan bahwa gang di rumah banjir.

Contoh penalaran induktif :
Harimau berdaun telinga berkembang biak dapat melahirkan. Babi berddaun telinga berkembang biak dengan melahirkan. Ikan paus berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan
Kesimpulann:
Semua hewan yang berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan



Mata Kuliah : B. Indonesia 2
Dosen          : Pak Budi Santoso

PENALARAN DEDUKTIF


Penalaran deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian di lapangan. Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakan kata kunci untuk memahami suatu gejala.

Faktor – faktor penalaran deduktif, antara lain :
1.      Terdapat pada kalimat utama
2.      Penjelasannya berupa hal-hal yang umum
3.      Kebenarannya jelas dan nyata

Variabel pada penalaran deduktif :
1.      Silogisme kategorial
2.      Silogisme hipotesis
3.      Silogisme alternatif


Contoh kalimat deduktif :
Ada beberapa penyebab kemacetan di Jakarta. Pertama, jumlah armada yang banyak tidak seimbang dengan ruas jalan yang ada. Kedua, kedisiplinan pengendara kendaraan sangatlah minim. Ketiga, banyak tempat yang memunculan gangguan lalu lintas, misalnya pasar, rel kereta api, pedagang kaki lima, halte yang tidak difungsikan, banjir, dsb. Keempat, kurang tegasnya petugas yang berwewenang dalam mengatur lalu lintas serta menindak para pelanggar lalu lintas.

*yang bergaris bawah adalah kalimat utamanya


Mata Kuliah : B. Indonesia 2
Dosen          : Pak Budi Santoso

Kamis, 29 Maret 2012

penalaran deduktif

Penalaran deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian di lapangan. Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakan kata kunci untuk memahami suatu gejala.

Faktor – faktor penalaran deduktif, antara lain :
1. Terdapat pada kalimat utama
2. Penjelasannya berupa hal-hal yang umum
3. Kebenarannya jelas dan nyata

Variabel pada penalaran deduktif :
1. Silogisme kategorial
2. Silogisme hipotesis
3. Silogisme alternatif


Contoh kalimat deduktif

Semua makhluk hidup pasti mati
kucing adalah makhluk hidup
jadi, kucing pasti mati

Selasa, 20 Desember 2011

cara mencari driver komputer anda

hai semua para pembaca blog, saya di sini mau memberikan sedikit informasih nih..
jika anda kesulitan dalam mencari driver komputer dan kesulitan melihat nama dari driver tersebut, saya akan berbagi informasi sedikit nih tentang bagaimana cara melihat driver yang ada di komputer anda..

TAHAP PENGECEKAN

start+r --> run --> ketik (dxdiag) --> display, lihat apakah hanya ada tulisan N/a di Serial VGA anda.., masa kita mau ngecek lagi di hardwarenya, pasti lama kan ???.... truz cara untuk mendapatkan drivernya gini...

1. Buka My computer (start+E) --> klik kanan My computer ---> pilih menage ---> pilih device meneger, lihat Vga (Display adapters) yang akan kita update, ---> kemudian klik 2 kali di tulisan itu.. ingat itu semua bisa di lihat yang belum di update driver'a, akan kelihatan tanda tanya (?) di icon'a jika belum di update drivernya...setelah di klik 2 kali akan muncul seperti ini.


[URL=http://imageshack.us/photo/my-images/716/rclytpy2.jpg/][IMG]http://img716.imageshack.us/img716/9144/rclytpy2.jpg[/IMG][/URL]

Kemudian pilih details, dan kemudian copy dengan cntrol+c (tidak bisa klik kanan untuk copy) nie gambarnya

[URL=http://imageshack.us/photo/my-images/716/rclytpy2.jpg/][IMG]http://img716.imageshack.us/img716/9144/rclytpy2.jpg[/IMG][/URL]

Setelah di copy, kemudian buka browser anda, terserah apa aja mau om mozila, om google atau om opera lah... yang penting koneksi anda ada.. hahaha.... truz buka situs ini (www.devid.info) nie gambar websitenya:

[URL=http://imageshack.us/photo/my-images/716/rclytpy2.jpg/][IMG]http://img716.imageshack.us/img716/9144/rclytpy2.jpg[/IMG][/URL]

yang di linkarin hijau, paste di situ yang kalian copy tadi yang ada di details SN Vga anda... kemudian klik search.. semoga dapat membantu skandal driver laptop atau komputer anda.

Minggu, 18 Desember 2011

Alamat surat: Kolong jembatan


Jakarta kian sesak dan mampat. Persoalan seperti benang kusut. Namun, selalu ada cara mencari kenyamanan dan kegembiraan. Ini kisah orang-orang yang menciptakan ruangan hidup di kolong jembatan layang Jakarta.

Tepat di bawah Gerbang Tol Gedong Panjang, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Aceng dan keluarganya bertahan hidup di kamar-kamar sempit tanpa sekat. Ia di apit rapat para tetangga, semua tinggal di petak-petak tidak bernomor. Semuanya hanya punya satu alamat bersama “Jalan Patok Asem Baru I-Kolong jembatan”.

Kami senang dikunjungi tetapi jarang tamu yang datang. Biasanya kami hanya di ingat mau ada pemilu saja. Mana tahu orang atasan kalau kami hidup di bawah kolong .” kata aceng (40).

Anak Aceng, Juwita(6), dengan lantang menyebut tinggal di kolong jembatan ketika di tanya tentang alamat rumahnya.

Juwita memang hanya mengenal kolong jembatan sebagai tempat hidup. Ia tinggal bersama ratusan orang yang menempati sekitar 40 petakan berukuran rata-rata 3 x 7 meter tanpa sekat tembok.

“Daeng supa (90) tinggal bersama anak cucunya dirumah kecil yang berjejalan dengan ratusan truk asal Sumatera yang menunggu muatan.” Ini salah satu pangkalan truk paling nyaman di kolong tol.

Puing bangunan rumah Daeng Supa itu jejak penggusuran serempak pemukiman kolong tol yang di gelar Pemeritah pada tahun 2007. Penggusuran di picu kebakaran pemukiman kolong tol dikawasan Pluit dan Panjaringan, yang merusak sejumlah ruas tol dan Jalan layang.

“Saya dulu termasuk yang di gusur, dipindahkan kerumah susun di Kapuk. Namun, tinggal di rumah susun itu mahal, membeli air saja mahal. Saya sudah tua dan tidak punya penghasilan. Akhirnya saya tinggal di kolong jembatan lagi,” ujar Supa.

Seminggu 3 kali, Istri Aceng, Rina (35), dan belasan perempuan lain senam di jalanan dekat kolong. Jika jalanan di penuhi parkiran truk barang, senam terpaksa dibatalkan.

SALING PINJAM

Hidup berhimpitan kerap menimbulkan kelucuan. Supri yang bekerja sebagai anak buah kapal sedang libur melaut tiga bulan. Ia selalu pulang kekolong jembatan agar bisa menemani ibunya, Sarti (51).  Tidak tahan lama menganggur selama liburannya, Supri melamar ke pusat perbelanjaan. Lucunya, saat dipanggil wawancara Sarti panik karena kemeja putih milik Supri hilang dipinjam tetangga. Dari petakan satu kepetakan lain, Sarti berkeliling mencari kemeja yang kini ternyata sudah tidak lagi putih dan beberapa kancingnya lepas.

Tidak hanya kemeja yang dipinjamkan ke tetangga, pinjam-meminjam indukan ternak pun hal biasa. Sarti misalnya,meminjamkan salah satu anak ayam kampung miliknya untuk di pelihara Marni (55). Ditangan Marni yang baru tinggal di kolong jembatan sejak tahun 2007, anak itu sudah berkembang menjadi 20 ekor.

Saling menghargai. Itu pula yang menjadi prinsip hidup bertetangga di kolong Tol Sedyatmo, Apalagi mereka yang tinggal disini berasal dari beragam suku, seperti Jawa, Sunda, Padang, dan Makassar. Hal inilah yang membuat banyak warga betah tinggal di tempat tersebut meski sudah beberapa kali di gusur, termasuk ketika di tempatkan di rumah susun (rusun) di daerah Kapuk.

Sore itu, sambil mengayun-ayun cucunya, Aisyah (11 bulan), dengan kain yang digantung , Saudah meneriaki anaknya, Ryan, agar menjauhi kumpulan pria yang sedang menenggak minuman alkohol.

Didekatnya, pemutar keping CD mengalunkan lagu “Alamat Palsu.” Milik Ayu ting-tin. Kemari membawa alamat. Namun yang kutemui bukan dirinya. Sayang yang kuterima alamat palsu…


sumber: kompas, minggu 18 desember 2011

Andai sang kekasih tinggal di kolong, dia pasti tidak akan salah alamat